Menurut penelitian yang dilakukan oleh banyak dokter dan para ahli kesehatan, disebutkan bahwa perkembangan otak bayi sudah dimulai bahkan sejak usia di dalam kandungan. Yang berarti, Mam harus memberikan banyak asupan nutrisi demi mencapai pertumbuhan serta Phospholipid perkembangan otak bayi secara maksimal. Akan tetapi, tahukah Mam bagaimana sebenarnya proses dan tahapan perkembangan otak bayi tersebut?

Salah satu tim dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara, Nelly Simarmata pun memaparkan nya secara singkat sebagai berikut: 

1. Tahap Neurogenesis 

Saat usia kandungan mencapai 7 minggu hingga 5 bulan, maka pada saat inilah proses pembentukan macam –macam sel saraf yang disebut neuron sedang dimulai. Menurut penelitian, setidaknya ada sekitar 250.000 sel otak yang terbentuk setiap menitnya melalui proses mitosis atau pembelahan sel. 


2. Tahap migrasi sel 

Ketika tahapan pertama telah selesai, yakni pembentukan neuron, maka selanjutnya sel-sel tersebut akan berganti struktur dan membentuk otak dasar atau tingkatan otak yang lebih tinggi lagi. Proses atau tahapan ini biasanya terjadi pada usia 7 bulan kandungan setelah masa konsepsi. 

3. Tahap diferensiasi sel 

Proses atau tahapan selanjutnya yang terjadi pada otak sang bayi adalah tumbuhnya dendrit atau cabang dari sel saraf yang ada, serta akson yang menjadi sebuah perpanjangan neuron menjadi salah satu penghubung komunikasi antara tiap sel saraf yang dinamakan sebagai diferensiasi sel. Proses dan tahapan ini pun biasanya juga terjadi pada 7 bulan masa kandungan Mam. 

4. Tahap Sinaptogenesis

Di proses atau tahapan ini, tiap-tiap sel saraf sudah semakin matang dan saling terhubung satu sama lainnya. Proses ini pun berlangsung selama tiga tahun, saat dalam kandungan hingga saat bayi telah lahir. Proses ini pun terus terjadi hingga anak mencapai usia dewasa, dan akhirnya akan terbentuk sekitar 100 triliun sinapsis yang menjadi penghubung tiap-tiap miliaran neuron. Sejak saat ini, asupan nutrisi yang dibutuhkan si kecil pun semakin banyak salah satunya adalah zat yang terkandung dalam phospholipid yaitu DHA yang bisa didapatkan dari asam lemak esensial. 

Semakin bagus nutrisi yang didapat, semakin banyak sel yang terhubung, dan semakin cerdas seorang anak dalam menerima serta mengolah informasi yang ada. 

5. Tahap Mielinasi 

Proses ini dimulai pada saat trimester ketiga masa kehamilan Mam, dan terus berlanjut hingga dewasa. Dalam tahapan ini, akan timbul sebuah selubung saraf yang akan membungkus akson. Proses ini berguna untuk meningkatkan komunikasi tiap tiap neuron. Sama seperti tahap sinaptogenesis, semakin banyak asupan nutrisi yang didapat bayi, maka tumbuh kembangnya pun akan semakin maksimal. Salah satu asupan yang paling penting untuk mendukung tahap ini adalah pemberian ASI yang berkualitas. 

Nah, itulah tadi proses dan tahapan yang akan terjadi pada proses pembentukan otak bayi Mam. Jika ada salah satu saja proses atau tahapan yang tidak berjalan secara maksimal, maka hal tersebut akan mempengaruhi perkembangan serta kemampuan kognitifnya nanti saat dewasa. Untuk itu, asupan nutrisi yang baik pun sangat dibutuhkan. 

Selain ASI, saat usia anak mencapai 1 hingga 3 tahun maka Mam pun bisa memberikan asupan susu formula yang mengandung banyak nutrisi baik. Salah satunya seperti S-26 Procal Gold dari Wyeth Nutrition. 

Kategori: Bisnis