Tumbuh kembang anak hanya terjadi satu kali seumur hidup. Tumbuh kembang anak terjadi pada usia 0 hingga 5 tahun. Di usia tersebut, kebutuhan nutrisi anak dua kali lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa. Asupan nutrisi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Ada banyak sekali kandungan nutrisi yang sangat penting untuk diperhatikan oleh semua orang \tua. Adapun jenis asupan nutrisi tersebut di antaranya seperti:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Kalsium
  • Protein
  • Zinc
  • Zat besi
  • Dan lain-lain

Kenapa Anak Memerlukan Nutrisi Tinggi

Nutrisi Anak

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, kebutuhan nutrisi anak dua kali lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Pasalnya, nutrisi dibutuhkan untuk mendukung dan mengoptimalkan kebutuhan nutrisi anak. Berikut kami jelaskan alasan-alasannya.

  • Mengoptimalkan tinggi badan anak di masa tumbuh kembang.
  • Menjaga daya tahan tubuh si kecil.
  • Sebagai sumber energi anak.
  • Menjaga kesehatan si kecil sekaligus mencegah berbagai penyakit ringan maupun berat.

Selain itu, masing-masing jenis nutrisi berbeda-beda manfaatnya. Itu artinya, semakin sering Anda memenuhi kebutuhan nutrisi anak, semakin optimal juga tumbuh kembang mereka.

 Cara Mengolah dan Berkreasi dengan Makanan Bernutrisi

Makanan bernutrisi merupakan makanan terbaik untuk anak-anak di masa tumbuh kembang mereka. Dengan mengkreasikan makanan dan mengolahnya secara tepat, maka anak-anak pun akan semakin menyukainya.

Cara pengolahannya perlu diperhatikan terutama pada tingkat kematangannya. Sebagai informasi, tingkat kematangan makanan itu berbeda-beda, yang paling signifikan adalah sayuran dan daging.

Sayuran adalah makanan yang tidak boleh terlalu matang saat Anda mengolahnya. Semakin lama dipanaskan, maka akan hilang asupan nutrisinya. Inilah yang harus diperhatikan karena kebanyakan orang jarang memperhatikan kematangan yang sempurna pada sayuran.

Di lain sisi, cara pengolahan daging berbeda dengan sayuran, khususnya daging ayam. Daging harus diolah sematang mungkin dan lebih lama dibandingkan dengan mematangkan makanan berjenis sayuran.

Selain cara pengolahan, Anda juga harus memperhatikan tekstur makanan, khususnya MPASI atau makanan pelengkap ASI. MPASI adalah makanan yang memiliki tekstur yang lembek karena disesuaikan dengan usia anak-anak di mana sistem pencernaannya belum sempurna.

Selain itu, perhatikan juga kualitas rasanya. Rasa yang menggugah selera makan anak akan membantu meningkatkan selera makan mereka. Hal inilah yang menjadi bagian penting dalam pengolahan makanan terutama anak yang sudah beranjak remaja.

Selain makanan, Anda juga bisa mengoptimalkan asupan nutrisi si kecil dengan memberi mereka susu setiap hari. Saat ini bahkan banyak produk susu yang sudah diperkaya dengan berbagai macam jenis kandungan bermanfaat untuk anak-anak di masa tumbuh kembang mereka.

Optimalkan dengan Stimulasi

Selain makanan, stimulasi juga sangat penting sekali untuk anak-anak. Ada banyak stimulasi yang bisa Anda berikan kepada anak-anak. Stimulasi biasanya berupa mainan seperti kotak susu, puzzle dan lainnya.

Stimulasi juga bisa berupa permainan-permainan. Bahkan ada juga stimulasi yang edukatif lainnya seperti membacakan buku kepada anak-anak. Stimulasi akan membantu si kecil untuk tumbuh optimal sebagai anak-anak.

Namun, Anda harus memperhatikan jenis stimulasi yang cocok untuk anak-anak. Anda juga harus memilih stimulasi yang sesuai dengan usia si kecil.

Kesimpulan

Nutrisi dan stimulasi adalah dua hal penting yang perlu diperhatikan. Dua hal tersebut dapat mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil. Dua hal tersebut perlu diperhatikan agar si kecil tumbuh menjadi anak yang kuat, sehat, dan cerdas.

Demikian penjelasan seputar pentingnya nutrisi anak dan juga stimulasi. Bagi yang ingin tahu lebih detail terkait dunia parenting dan informasi kesehatan anak, Anda bisa langsung menyimaknya di official website Nutricia.

Anda mungkin juga menyukai: